Cabai atau cabe merah atau lombok (bahasa Jawa) adalah buah dan tumbuhan anggota genus Capsicum. Buahnya dapat digolongkan sebagai sayuran maupun bumbu, tergantung bagaimana digunakan. Sebagai bumbu, buah cabai yang pedas sangat populer di Asia Tenggara sebagai penguat rasa makanan. Baca selengkapnya
Arsip untuk Januari 8, 2011
BUDIDAYA Mentimun (Cucumis sativus L.)
BUDIDAYA JAGUNG ( Zea mays. L.)
Tanaman jagung merupakan salah satu jenis tanaman pangan biji-bijian dari keluarga rumput-rumputan. Berasal dari Amerika yang tersebar ke Asia dan Afrika melalui kegiatan bisnis orang-orang Eropa ke Amerika. Sekitar abad ke-16 orang Portugal menyebarluaskannya ke Asia termasuk Indonesia. Orang Belanda menamakannya mais dan orang Inggris menamakannya corn. Baca selengkapnya
BUDIDAYA KACANG TANAH ( Arachis hypogeae L.)
Kacang tanah yang ada di Indonesia semula berasal dari benua Amerika. Pemasukan ke Indonesia pertama- tama diperkirakan dibawa oleh pedagang-pedagang Spanyol, sewaktu melakukan pelayarannya dari Mexico ke Maluku setelah tabun 1597. Pada tahun 1863 HOLLE memasukkan Kacang Tanah dari Inggris dan pada tahun 1864 SCHEFFER memasukkan pula Kacang Tanah dari Mesir. Baca selengkapnya
BUDIDAYA TANAMAN PADI ( Oryza sativa L )
Padi adalah salah satu tanaman budidaya terpenting dalam peradaban. Meskipun terutama mengacu pada jenis tanaman budidaya, padi juga digunakan untuk mengacu pada beberapa jenis dari marga (genus) yang sama, yang biasa disebut sebagai padi liar. Baca selengkapnya
MANAGEMENT Organisme Pengganggu Tanaman ( OPT ) DAN MACAM MACAM PESTISIDA NABATI & CARA MEMBUATNYA
Manajemen Hama dan Penyakit
Manajemen hama dan penyakit, mencakup kegiatan-kegiatan pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang dapat
menyebabkan penurunan produksi dan mutu, dengan memperhatikan aspek keamanan produk dan kelestarian lingkungan serta sumber daya alam. Pengendalian OPT dilakukan dengan prinsip Pengendalian Hama Penyakit Terpadu (PHT). Baca selengkapnya
MANAGEMENT PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT SECARA TERPADU (PHT)
Semenjak manusia mengenal bercocok tanam, maka usaha untuk memperoleh hasil maksimal telah dilakukan.. Berbagai cara dilakukan, namun hasilnya selalu belum memuaskan.Penyebab berkurangnya hasil usaha tani karena faktor abiotis dan biotis. Baca selengkapnya

